Saat masih di Sunday school, Yusuf adl salah satu tokoh favorit anak2. Dia terkenal sbg “Joseph, the king of dreams” alias si tukang mimpi. Setiap anak2 yg rajin ke SM pasti ingat ttg mimpi2nya, 11 berkas gandum yg menunduk pada berkas miliknya dan 11 bintang, matahari, dan bulan menyembah dirinya. Anak2 juga pasti ingat bagaimana dia dijual ke Mesir oleh abang2nya yg dengki, menjadi budak dan diperlakukan tidak adil, hingga akhirnya menafsirkan mimpi Firaun dan menjadi penguasa di Mesir. And that’s all.
Tapi saat berkesempatan untuk belajar lagi ttg Yusuf melalui BGA dan membaca buku Bill Crowder, aku menyadari betapa istimewanya pribadi yg satu ini. Kisah hidupnya layaknya plot ideal untuk cerita serial. Dia bs disejajarkan dgn Daniel yg terkenal krn keteguhan iman, kesetiaan dan integritas moralnya. Seseorang yg berhasil mengatasi berbagai tantangan dan ujian kehidupan dan akhirnya keluar sbg pemenang.
Philippians 4 : 13
“For I can do everything through Christ, who gives me strength.” (NLT)
“I can do all things through Him who strengthens me.” (ESV)
©®
“And we know that in all things God works for the good of those who love Him, who have been called according to His purpose.” (NIV)
“And we know that God causes everything to work together, for the good of those who love God and are called according to His purpose for them.” (NLT)
Rome 8 : 28
Dari sekian banyak aspek yg dapat kita gali dari kehidupan Yusuf, hanya bbrp aspek saja yang akan dibagikan dalam kesempatan kali ini. Feel free to comment and add something here & there =) (itulah senangnya belajar bersama).
Kita dapat membagi kehidupan Yusuf dalam 5 bagian besar :
1. Masa kanak2 di Kanaan (The Childhood)
2. Masa sbg budak di rmh Potifar (In Potifar’s House)
3. Masa sbg tahanan penjara (In the Dungeon)
4. Masa menjadi penguasa Mesir (In the Palace)
5. Masa pertemuan kembali dgn keluarganya (The Reunion)
THE CHILDHOOD
Keyword : favoritism & sibling rivalry
Bisakah Anda membayangkan diri Anda lahir dalam rumah sbg anak ke-11? Dimana ada 10 saudara laki2 lain dan 1 saudara perempuan dari 3 ibu yg berbeda dari Anda? Seniorku yg punya 1 anak laki dg tendensi ADHD aj uda ampir kebakaran jenggot (tp dia ibu2, gak berjenggot). Sementara my pal yg punya 2 anak laki udah kayak octopus mom dgn 8 tangan dan 11 kaki (tp octopus kan gak berkaki) yg sibuk ngatur sana sini. Apalagi 11 anak laki!
Well, welcome to Jacob’s household! Keluarga yg rumit, penuh intrik dan problematika layaknya modern family di zaman sekarang ini. Yusuf lahir sbg anak yg telah lama dinantikan, dari Rahel istri yg dicintai Yakub. His favorite wife yg melahirkan his favorite child. Dari sekian banyak putra yg dimiliki Yakub dari istri dan gundik2nya, Yusuflah yg paling ia sayangi. Buktinya terwujud dlm jubah maha indah yg sengaja dibuatkan Yakub sbg tanda kasih sayangnya. Tapi bagi putra2nya yang lain, jubah maha indah itu adalah tanda “pilih kasih” ayah mereka. Mereka yg dulunya mendapatkan perhatian, sekarang diabaikan krn adanya Yusuf. Keluarga dengan konflik internal terpendam.
Namun Yusuf yang muda dan naif (a 17th y.o male) sepertinya tidak menyadari gejolak dalam keluarganya. Dgn gegabah, ia menceritakan 2 mimpinya. 11 berkas gandum yg tunduk menyembah berkas miliknya dan 11 bintang, bulan, dan matahari yg sujud menyembah padanya. Ia akan menjadi “prince among his brothers” someday in the future. Namun dgn menceritakan mimpi2nya itu, mnr Bill Crowders ada 3 critical errors yang Yusuf buat :
- He lacked DISCERNMENT –> tdk mengenali situasi yg sulit di tengah2 keluarganya, dimana anak2 berebut perhatian dan kasih sayang ayah mereka.
- He lacked SENSITIVITY –> tdk mempertimbangkan dampak/luka yg ditimbulkan dari cerita ttg mimpi2nya tsb pada saudara2nya.
- He lacked MATURITY –> walaupun benar bhw suatu hari ia akan menjadi seseorang yg berotoritas, tindakannya membuktikan bahwa saat itu ia belum siap untuk kekuasaan spt demikian.
Kesalahan juga ada pada Yakub yang menjadikan Yusuf – selain anak kesayangannya – sebagai mata2 untuk mengawasi saudara2nya. Hal ini menjadikan sibling rivalry diantara anak2nya semakin menjadi-jadi. Dan akhirnya kemarahan, iri hati dan dengki saudara2 Yusuf diarahkan pada Yusuf. Puncaknya Yusuf dijual pada saudagar Midian sebagai budak.
Akhirnya Yakub (yg pada masa mudanya terkenal sbg si penipu ulung) membayar mahal dengan ditipu anak2nya bhw Yusuf mati diterkam binatang buas. Ia menjadi sangat sedih dan terus berkabung, tak dapat dihibur lagi.
Sounds like a dysfunctional family, doesn’t it? Tapi ditengah-tengah keluarga yg rumit spt demikian, Yusuf belajar mengenal Allah Abraham, Ishak, dan Yakub. Di usianya yang muda, ia punya iman yg benar, kpd Pribadi yg tepat, dan punya desire untuk hidup menyenangkan Allah – yang akan segera teruji on the next stage of life.
IN POTIPHAR’S HOUSE
Keyword : Immanuel, testimony, run Joseph run
Bagian pertama yg penting u/ dicermati adalah “The Lord was with Joseph”. Allah yg Mahahadir tidak dapat dibatasi oleh ruang dan waktu. Karyanya dan penyertaannya nyata dimana saja, kapan saja, dan dalam situasi apapun. Sebagai budak, Yusuf tinggal di rumah Potifar, kepala pengawal Firaun. Walaupun tidak diceritakan secara detail dlm Alkitab, dapat kita bayangkan bagaimana perasaan Yusuf. Anak kesayangan bapanya, biasa hidup nyaman, segala ada à sekarang harus mengerjakan pekerjaan pelayan di suatu negeri asing, dgn bahasa asing, budaya asing, dan ilah2 asing. Dan ia ada di tempat itu bukan atas kemauannya sendiri, namun karena “dijahati” saudara2 kandungnya. Ia bisa saja menjadi pahit hati dan marah pada Tuhan. Namun Yusuf tidak memilih jalan itu.
Meminjam istilah Bill Crowder, Yusuf memutuskan untuk “bloom where he had been planted”. Ia belajar hal2 baru, termasuk bahasa dan budaya yg baru, dan mengerjakan apa yg mjd bagiannya dgn setia, yg kesemuanya mjd persiapan untuk tugasnya di masa depan.
Melalui penyertaan Tuhan, ia menjadi orang kepercayaan Potifar yg mengepalai rumah tangga Potifar dan diberi tanggung jawab untuk mengurus semua bisnisnya baik di rumah maupun ladang. Karena Tuhan menyertai dia, ada “the power of testimony” yg nyata dari kehidupan Yusuf. Segala sesuatu yg dilakukan budak ini, berhasil, dan ia mendapatkan perkenan di mata manusia (*1st time). Lebih dari itu, Potifar (seorang kafir) dapat melihat Tuhan beserta Yusuf dan “because of Joseph” seisi rumah tangganya diberkati Tuhan. Pada masa ini Yusuf sedang naik daun, kerja kerasnya mulai membuahkan hasil, mulai merasakan nikmatnya kesuksesan dan kekuasaan.
Bagian kedua yg tak kalah penting adalah “The power of temptation” – khususnya sexual temptation. Menarik bhw di Kej 37:36 dituliskan bhw org2 Midian menjual Yusuf kepada Potifar, namun kisahnya tidak langsung dilanjutkan. Ada kisah sisipan ttg kehidupan Yehuda – kakak Yusuf dari istri Yakub, Lea – di pasal 38.
Saat itu Yehuda memisahkan diri dari keluarga besarnya dan mencari penghidupan sendiri di Kanaan. Ia menikah dgn perempuan Kanaan dan memiliki 3 orang anak laki-laki. Putra sulungnya, Er, menikah dgn perempuan Kanaan yg bernama Tamar. Karena Er dipandang jahat di mata Allah, Allah menghukumnya dan ia meninggal. Mnrt hukum Levirat, adiknya Onan harus menikahi Tamar untuk meneruskan keturunan atas nama kakaknya. Namun Onan tidak rela memberi keturunan atas nama Er dan hal ini dipandang jahat di mata Allah. Onan juga meninggal. Melihat hal ini, Yehuda enggan memberikan Tamar kpd Shelah (takut dia meninggal spt kedua abangnya) dan menyuruh Tamar kembali ke rumah ortunya dgn alasan menunggu Shelah dewasa. Ketika Tamar menyadari bhw Yehuda tidak berniat untuk memberikannya pada Shelah, ia menyamar dan duduk di tepi jalan, di tempat biasanya wanita penghibur beroperasi. Yehuda yg tidak mengenali menantunya, menganggap dia wanita penghibur, dan berzinah dgn dia hingga Tamar mengandung. Yehuda jatuh ke dalam dosa seksual.
Setelah kisah Yehuda, kisah Yusuf di Mesir kembali diteruskan. Yusuf yg datang ke Mesir saat berumur 17 thn sekarang sudah bertumbuh mjd lelaki dewasa, “well-built & handsome”, dan menjadi tangan kanan Potifar. Rupanya bukan cuma Potifar yang memperhatikan Yusuf, tapi juga tante Potifar (alias istrinya). Tante2 ini tidak digambarkan tampangnya ataupun umurnya, gak penting, karena bgmnpun cantiknya or mudanya dia tetap istri orang! Tante Potifar setiap hari (catat ketekunannya : day after day after day!!) merayu Yusuf untuk berselingkuh dengannya. Tapi Yusuf sudah menyiapkan battle plan untuk menangkis godaan tante Potifar.
Joseph’s Battle Plan VS Temptation (according to Bill Crowder) :
(1) He had THE RIGHT CONCERN (Kej 38 : 8-9) –> dia menolak berdosa karena dosa pada hakikatnya mengandung 2 aspek pelanggaran :
- Ethically (sin has effect on others –> dlm hal ini majikannya, Potifar)
- Spiritually (he belonged to God –> sin as defiance against God Himself, bkn hanya sekedar melanggar hukum Allah)
(2) He had THE RIGHT STRATEGY (Kej 38 : 10) –> avoid its opportunities, alert & on guard (waspada & berjaga-jaga setiap saat)
(3) He had THE RIGHT ESCAPE ROUTE (Kej 38 : 12) –> saat godaan sudah di depan mata dan tidak dapat dihindari lagi, he ran AS FAST & AS FAR as he could.
Ini yg membedakan Yusuf dengan Simson, Daud, dan Salomo (dan juga Yehuda). Dia tidak sok kuat/tinggal berlama-lama dkt godaan; dia lari secepat mungkin dan sejauh mungkin menjauhi godaan.
Battle plan Yusuf berhasil. Ia tidak jatuh dalam dosa. Imannya teruji dan desirenya untuk menyenangkan Allah terbukti.
Rewardnya?
Difitnah, diseret dan dijebloskan dalam penjara, tnp kesalahan sedikitpun.
Sang budak yang sudah naik menjadi kepala rumah tangga pegawai istana, kembali terhempas ke bawah sebagai pesakitan. Semuanya karena ia memilih untuk tidak berdosa, tapi melakukan yg benar & yg menyenangkan Allah. Sekali lagi, Yusuf diuji dan masuk ke tahap selanjutnya dr pembentukan Allah.
“And we know that in all things God works for the good of those who love Him, who have been called according to His purpose.” (NIV)
“And we know that God causes everything to work together for the good of those who love God and are called according to His purpose for them.” (NLT)
Rome 8 : 28
--------to be continued-------
Thanks for sharing kak..
Cerita Yusuf bagus banget buat pembelajaran.
Aku merasa diberkati.
Ditunggu kelanjutannya..^^