Showing posts with label Parijs van Java Tour. Show all posts
Showing posts with label Parijs van Java Tour. Show all posts

DEC 13 ~ This To End The Thirteen

DEC 2013
End of My Christmas Journey


Awalnya aku uda mikir untuk menulis tentang sesuatu yg lebih “berat” untuk mengakhiri edisi “My Christmas Journey” tahun 2013. Tapi dipikir-pikir lagi, bukankah hal terbaik yang bisa dilakukan untuk menutup tahun 2013 adalah dengan bersyukur? So I decide to count my blessings instead =))

REFF : Count your blessings, name them one by one.
Count your blessings, see what God hath done.
Count your blessings, name them one by one.
Count your many blessings, see WHAT GOD HATH DONE.

When upon life’s billows u are tempest tossed;
When u are discouraged, thinking all is lost,
Count your MANY blessings, name them ONE by ONE,
And it will surprise you what the Lord hath done

Jan 2013
Hari pertama di tahun yang baru kami habiskan dengan mengunjungi istri pamanku yang sakit berat. Pamanku baru saja meninggal di bulan Des 2012. Sementara istrinya ini menderita late stage colon cancer. Bersyukur karena kami bisa bacakan ayat2 Alkitab untuk dia dan mendoakan dia. Bersyukur karena Tuhan gerakkan untuk  bertanya sekali lagi tentang kepastian imannya pada Tuhan Yesus.  Dan ia menjawab iya, sudah terima Tuhan Yesus sebagai Juruselamat pribadi.
“Then, hold on to Him, aunty, no matter what.”
Bersyukur karena Tuhan  panggil dia pulang 3 hari kemudian.
Bersyukur karena dua orang sahabatku were expecting (again), now for a baby girl. Yang satu uda beranak cowo dua, yang satu baru satu anak cowo. Semoga ini closure yang baik buat mereka hahaha.... (I’m still with “little family” slogan, so please have no more babies, pals)
Bersyukur untuk ACLS renewal yang berhasil lulus dan lolos dengan selamat haha (walo dengan demam, mual, muntah, mencret, loss of appetite for sure). 

MAY 2013 ~ FROM NORTH TO SOUTH (Part Two)

Click HERE to see Part ONE

D#2 (Thursday, May 23nd)

            Mobil Avanza hitam melaju dengan kecepatan sedang di jalan menuju Lembang, Bdg Utara. Lalu lintas lengang karena kami berangkat sekitar 06.15an dari hotel. Tidak lama kami sudah tiba di daerah Cikole, dengan pohon2 besar tinggi menjulang di kiri kanan jalan. Udara pagi terasa dingin namun segar. Jam 06.50an kami sudah mengantri masuk di depan portal Gn. Tangkuban Parahu, bersama sekitar 5 mobil lainnya, kebanyakan dari luar kota. Portal dibuka jam 7. Sambil menunggu, ke-4 temanku makan pagi di mobil dengan sarapan yang sudah di-pack o/ petugas hotel (how nice).
            Begitu portal dibuka, mobil kami adalah yg pertama meluncur masuk (rajinnyaaa). Gn. Tangkuban Perahu sendiri berasal dari legenda masyarakat Jawa Barat dimana tokoh utamanya, Sangkuriang menendang perahu hingga terbalik dan voila! Terbentuk sebuah gunung =))  Ada 3 kawah utama di Gn. Tangkuban Parahu : yang tertinggi dan terbesar adalah Kawah Ratu, di tengahnya Kawah Upas, dan lebih dibawah Kawah Domas. Kami langsung naik ke Kawah Ratu alias The Queen’s Crater.
            Udaranya duingggiiin banget dan anginnya super kenceeengg (pegangan! Pegangan!). Syukur pake jaket ;D Mungkin sekitar 16 drjt celcius. Untuk org Bdg sih tertahankan kok, gak smp menggigil, cm dingiiiiin aja. Tapi buat org Sing yg udaranya relatif lbh panas, itu duingiiinn banget (mrk smp sibuk menghangatkan diri).
            Ada 3 tempat yang OK untuk menikmati pemandangan. Pertama tepat disamping pagar pembatas kawah Ratu.

MAY 2013 ~ FROM NORTH TO SOUTH (Part One)

WEST JAVA TOURISM MAP                                                                                                                                                       Source : www.tourism-mpu.com

THE PREPARATION

Semuanya berawal dari WA message bln Maret lalu.
Seorang teman dr Sing, RK, bilang dia mo liburan ke Jkt pada bulan Mei. Ia akan mengunjungi temennya, org Indo yg sekola dan gawe di Sing. Mumpung ke Jkt, sekalian mampir ke Bdg. Awalnya dia blg cm mau “pop by and say hi to u or lunch/dinner together” – kedengaran sangat simple bukan? ^^ Tapi waktu akhirnya dia menetapkan tgl kedatangan di bln April, dia bilang dia akan datang bersama 3 temannya (temen2 cell groupnya). Tiba2 aja ada banyak PR yg harus dikerjakan : rekomendasiin hotel, bikin usulan travel plan, mikirin transportasi, tmsk search tempat2 makan yg kira2nya gak bikin mencret (ingat, perut orang Indo adalah salah satu yg most resilient, tp perut orang Sing tidak demikian hehehehe) *mengingat-ingat para turis Asia yg masuk RS karena muntah dan mencret di Bandung.
abcs