13-03-13
PAJAK oh PAJAK
Awal
tahun ini banyak hal2 non medis yang menyita perhatianku. Salah satunya adalah
masalah SPT Pajak. Sebenernya malas betul ngurus hal2 beginian. Tapi namanya
juga kewajiban WNI dewasa yg sdh punya penghasilan ^^””” Mau tak mau, harus
diurus.
Waktu
di Serukam dulu, semuanya gak ribet. Entah gmn caranya, kami semua (well, entah
ya klo Spesialisnya) tinggal ngisi 1770 SS alias formulir 1770 Sangat Sederhana
untuk penghasilan tahunan dibawah 60 jeti. Tinggal isi jumlah harta, tulis
tanggal dan TTD. Done.
Waktu
balik ke kota, ternyata profesi dokter itu termasuk kategori ‘Pekerjaan Bebas’ sehingga
formulir yang harus digunakan adalah 1770 (tok), formulir dengan lampiran
terbanyak. Weleh-weleh....gimana pula aku mo ngisinya? Manalah pernah diajarin ngisi beginian?
Maka
mulailah aku berpetualang. Berbekal FC contoh SPT thn lalu punya temen kerja,
aku mulai mencari S.E (sarjana ekonomi) yang bersedia menolong org bingung ini
hehehehe.... Sasaran pertama adalah S.E di tmpku beribadah. Tp dia cuma mau
ketemu hr Mgg, itupun abis aku kebaktian dan cuma bentar banget krn giliran dia
yg mo kebaktian. Wah, kapan mo beresnya ni klo hrs nunggu seminggu?? Harus
ganti strategi nih.
Pas
banget ada iklan di warta ttg S.E yg bisa diajak ngobrol ttg pajak. Kami
janjian ketemu di gereja lainnya. Waktu dia liat draft yg udah kubuat, dia blg
salah formulir. Soale tmnku itu (yg katanya membayar S.E untuk buatin laporan
pajaknya) pake formulir 1770 S (Sederhana). Seharusnya pake 1770 (tok). Trus
banyak ketentuan2 lain yg dia sebutkan. Seperti penggunaan norma (what is
that?), keharusan mencicil SSP per bulan (why?), implikasi dari lebih bayar
(apa lagi sih itu?), dan berbagai hal lain yg membuatku nyut2an. Tapi dia
sendiri juga belum begitu yakin ttg cara perhitungan bagi ‘pekerja bebas’
sepertiku, masih meraba-raba....
Sementara
waktunya semakin mepet. Boro2 bisa selesei Februari nih pikirku.
Akhirnya
aku banting setir. Syukurlah diberi ide untuk SMS PKTBku yg dulu. Dia kan udah
jadi ‘pekerja bebas’ sejak puluhan tahun yg lalu, pasti uda biasa ngisi. Bener
aja, dalam SMS balasannya, dia langsung menawarkan bantuan, “Mau dibantu
ngisi?” Mau banget!! *mata berbinar-binar macam Puss in the Boots
cling...cling!* Langsung aku dateng untuk les privat di rumahnya wkwkwkwk....
$$$
Disclaimer :
Info dibawah ini
masih terbatas kegunaan dan akurasinya, tetap SANGAT disarankan untuk
mengkonfirmasi hasil penghitungan pribadi ke dr.senior terdekat (yg murah hati)
/ S.E terdekat / kantor pajak terdekat sebelum membayar SSP tahunan untuk yg “Kurang
Bayar”.
Soale ribet banget klo sampe salah bayar ^^”””
Berikut ini beberapa
tips dalam mengisi SPT bagi para pekerja bebas bertitel dr.umum – belum
menikah, tanpa tanggungan, tanpa harta benda/kreditan – yang masih bingung2
ngisi SPT. Bagi yg sdh berpengalaman belasan/puluhan tahun, monggo berikan
ralat-kritik-saran bagi kami para pemula ini =))
1.
Pastikan
bahwa kamu uda punya NPWP. Kalo belum punya, buatlah dulu. Datangi kantor pajak
terdekat di kotamu untuk mendaftarkan diri. Kalo blm punya NPWP, potongan pajak
dari pemberi kerja (e.g. RS) lebih gede lho.
2. Tentukan kategori diri : praktek di RS
atau praktek di luar RS. Bagi yg praktek di RS,
datangi bag.keuangan RS di bulan Januari tiap thn baru untuk mendapatkan bukti
potong pajak :
·
Formulir 1721-A1 (1 lembar)
dan/atau
·
Bukti Pemotongan PPh Psl 21 Dan/Atau Pasal 26 (biasanya bbrp lembar)
Bagi yg praktek di luar
RS, buat rekapitulasi penghasilan bruto per bulan selama 1 thn ke belakang. Formulirnya
ada dalam amplop SPT 1770 yg bs diambil di kantor pajak terdekat.
3.
Bayar
tagihan modem laptopmu, lalu download formulir 1770 di www.pajak.go.id. Akan didapatkan formulir dlm btk
hybrid pdf & excel dimana kita bisa mengisinya dengan huruf dan angka, dan
angka pada kolom2 tertentu dapat dijumlah secara otomatis. Kalau kamu lebih
suka ditulis tangan, datang saja ke kantor pajak terdekat dan bilang mo ambil
SPT 1770 untuk pribadi.
4.
Siapkan
kalkulator, kartu NPWP, dan alat tulis bagi yang mengerjakan secara manual,
sementara bagi yang mengerjakannya di komputer perlu printer dan kertas HVS
ukuran Folio (F4).
5.
Owkay,
here we go. Isi surat pemberitahuan penggunaan norma penghitungan untuk masa
pajak thn berikutnya. Surat ini ada dalam amplop SPT 1770 yg bs diambil di
kantor pajak terdekat. Dalam kolom jenis usaha, tulis “pekerjaan bebas – dokter
umum”. Tahun diisi thn pajak berikutnya (mis.Maret ini aku melaporkan tahun
pajak 2012 dan bikin surat pemberitahuan untuk thn pajak 2013 akan menggunakan
norma penghitungan. Kodenya : 93213 (menurut contekan : Buku Panduan Hak &
Kewajiban Wajib Pajak, 2011 – bisa dilihat di kantor pajak terdekat).
6. Lihat form.1770. Isi tahun pajak,
mis.u/Maret 2012 ini aku mengisi : 2012, 0112 s/d 1212, Norma. Lalu isi
identitas diri lengkap di tiap kop form.1770 beserta ke-4 hlmn lampirannya. Jgn
sampe ada yg kelewat. Di kolom Jenis Usaha/Pekerjaan Bebas isi “Dokter Umum”,
dan di kolom Perubahan Data isi “Tidak Ada”.
7. Lihat Lampiran I, 1770-I, hlmn 1. Isi
angka NOL pada kolom 1e, 2l, 3d, dan 4.
8.
Lihat
Lampiran I, 1770-I, hlmn 2.
· Isi
kolom B4 “Peredaran Usaha” dengan total penghasilan
bruto selama setahun bagi yg bekerja di luar RS, atau dengan total penghasilan bruto selama setahun hsl penjumlahan kolom
“Jumlah Penghasilan Bruto” pada form. Bukti Pemotongan PPh Psl 21 Dan/Atau
Pasal 26.
Isi kolom
norma dgn angka “45” jika kamu tinggal di 10 ibukota provinsi (Medan,
Palembang, Jkt, Bdg, Smrg, Sby, Denpasar, Manado, Makassar, dan Ponti); angka “42.5”
jika kamu tinggal di ibukota provinsi lainnya; dan angka “40” jika kamu tinggal
di daerah lain di Indonesia ini ^^
Kalikan
persentase norma dengan angka di peredaran usaha untuk mendapatkan angka
“Penghasilan Neto” & JBB. Pindahkan angka di JBB ke form.1770 angka 1.
· Bagi yg bekerja di RS, isi kolom C1 berdasarkan formulir 1721-A1 : kolom 9 dipindahkan ke “Penghasilan
Bruto”, kolom 13 dipindahkan ke “Pengurangan Penghasilan Bruto/Biaya”, dan
kolom 14 dipindahkan ke “Penghasilan Neto” serta JBC. Pindahkan angka di JBC ke
form.1770 angka 2.
·
Jika
bekerja di luar RS, isi JBC dengan NOL.
·
Isi
JBD dengan NOL.
9. Lihat Lampiran II, 1770-II.
·
Bagi
yg bekerja di RS, isi sesuai form.1721 A1 dan/atau Bukti Pemotongan PPh Psl 21
Dan/Atau Pasal 26. Kolom “Jenis Pajak” diisi angka “21” dan jumlah PPh yg
dipotong/dipungut diisi dengan angka dari Form.1721 A1 no.22 dan/atau angka PPh
Terutang pada kolom kanan bawah dari Bukti Pemotongan PPh Psl 21 Dan/Atau Pasal
26 (dirinci satu demi satu).
·
Jumlahkan
semuanya di JBA dan pindahkan angka di JBA ke form.1770 angka 15.
10. Lihat Lampiran III, 1770-III.
·
Aku
yakin bangetlah kamu punya tabungan. Nah, jumlahin bunga tabungan dalam setahun
à
isikan di kolom A1 “Dasar Pengenaan Pajak/Penghasilan Bruto” dan jumlah pajak
tabungan dalam setahun à
isikan di kolom A1 “PPh Terutang” dan kolom 17. Tenang, ini PPh final alias cm
dilaporin doang, kaga bakal dipotong lagi.
·
Isikan
angka NOL pada JBB dan bag.C (kecuali ente sdh beristri dan istrinya kagak
punya NPWP – nah ane gak tau gmn itu urusannya, mending konsul lsg sm
S.E/kantor pajak terdekat hehehe)
11. Lihat Lampiran IV, 1770-IV.
·
Aku
sih tinggal isi NOL di JBA dan JBB dan ngosongin bag.C karena tidak punya harta
apapun atas namaku, utang apapun atas namaku, dan belum menikah tanpa
tanggungan.
Tapi klo
punya harta macam mobil, rumah, motor, dll, dsb.atas nama sendiri, ya monggo
diisi. Begitu pula klo punya kredit rumah, motor, mobil, dll, dsb.atas nama
sendiri. Ini jg cm pelaporan aja, kaga dipotong2 lagi sm kantor pajak.
12.
Lihat
formulir 1770 (halaman paling depan). Kalo slm ini kamu mengikuti dengan baik,
disitu sudah tertera........berapa angka coba???
3
angka !! Di kolom 1,2, dan 15.
Kalo beda, silakan balik lagi ke atas
dan ikuti ulang petunjuknya. Ato segera call for help (inget aturan pertama
pada BLS, ACLS, dan ATLS – Call for Help alias Tuluuunggg!!! wkwkwkwkwkwk).
·
Semua
kolom yg gak aku bahas isi dgn “-“
·
Kolom
5, 7, 9 = penjumlahan kolom 1 & 2
·
Kolom
10 : TK-0 à mulai
thn pajak 2013 jumlahnya menjadi 24.300.000 (bkn 15.840.000 lagi)
·
Kolom
11 = pengurangan 9 dgn 10
·
Kolom
12 & 14 :
Tarif
PPh psl.17 UU PPh adalah :
Lapisan Penghasilan Kena Pajak
|
Tarif Pajak
|
s/d Rp 50.000.000
|
5 %
|
Diatas Rp 50.000.000 – Rp 250.000.000
|
15 %
|
Diatas Rp 250.000.000 – Rp 500.000.000
|
25 %
|
Diatas Rp 500.000.000
|
30 %
|
Contoh : hasil kolom 11 adalah
63.500.000, berarti PPh terutang = (5% x Rp 50.000.000) + (15% x Rp 3.500.000)
· Kolom
16 : Jumlah PPh terutang di kolom 14 dikurangkan dgn kolom 15 akan menghasilkan
3 options : NIHIL, Kurang Bayar, atau Lebih Bayar. Nihil klo jumlahnya 0 ato
penghasilan neto di no.9 < dr PTKP. Kurang Bayar klo no.14 > no.15. Lebih
Bayar klo no. 14 < no.15.
Klo sampe
angka yg dihasilkan adalah Lebih Bayar, silakan hubungi S.E terdekat untuk
konsultasi. Wajib konsul =))
· Kolom
17a & 18 : seharusnya itu diisi jumlah angsuran PPh kita setahun kemarin.
Itung2 nyicil byr PPh tahunan. Klo kamu bahkan baru tahu hal seperti itu ada,
ya sudahlah.... Isi “-“ aja.
· Kolom
19a diisi klo PPh nya Kurang Bayar. Tgl lunasnya ntr diisi klo kamu uda bayar
ke kantor pos/Bank Persepsi terdekat.
· Kolom
21a : jumlah PPh Kurang Bayar dibagi 12 à menghasilkan angka angsuran per bulan
untuk setahun ke depan. Ntr klo kamu rajin bayar (dan itu harus), total
angsurannya bs dimasukin ke SPT thn dpn di kolom 17a & 18 (itung2 cicilan
pajak) dan akan mengurangi jml PPf Kurang Bayar thn depan ^^v
· Bagi yang kerja di RS : isi kolom G bag.b,e,f.
Bagi
yang kerja di luar RS : isi kolom G bag.b,c.
Bagi yang kerja di RS
dan praktek jg diluar RS...well, gak aku bahas disini karena ntr kepanjangan
dan bikin bingung (maaafff)
·
Isi
kolom bawah “Wajib Pajak”, tanggal pelaporan SPT, Nama, NPWP, dan ttd.
13.
Baca
disclaimer!!
Disclaimer :
Info ini masih terbatas kegunaan dan akurasinya, tetap SANGAT
disarankan untuk mengkonfirmasi hasil penghitungan pribadi ke dr.senior
terdekat (yg murah hati) / S.E terdekat / kantor pajak terdekat sebelum
membayar SSP tahunan untuk yg “Kurang Bayar”.
Soale ribet banget klo sampe salah bayar ^^”””
14.
Setelah
berkonsultasi dgn dr.senior yg murah hati / S.E terdekat / kantor pajak
terdekat dan kamu YAKIN 100% bhw SPT
kamu sudah diisi dengan benar, ambil formulir SSP (Surat Setoran Pajak) carbonized
di kantor pajak terdekat / sdh termasuk dalam amplop 1770 yg diambil di kantor
pajak.
15. Pengisian SSP : bisa pake bolpen tajem
plus tenaga kuda (karena tulisan harus terbaca smp halaman plg belakang) ato
pake mesin ketik jadoel. Isi kolom NPWP, nama WP dan alamat WP sesuai kartu
NPWP (jgn ngarang yg laen hehehehe).
Kode
akun pajak : 411125, kode jenis setoran : 200, uraian pembayaran : Tahunan PPh
Org Pribadi (PPh kurang bayar). Masa Pajak aku kosongin karena bingung
(wakakakak, tanya deh ama kantor pajak kudunya diisi apa kaga). Tahun Pajak : u/pembayaran
Maret 2013 ini aku isi “2012”. Jml Pembayaran dan Terbilang : isi sesuai jumlah
PPh Kurang Bayar. Isi tmp & tgl byr, TTD & nama jelas.
16. Pembayaran SSP : di kantor pos atau
Bank Persepsi terdekat. Monggo diliat di internet yg termasuk Bank Persepsi teh
apa aja. Salah satunya di Bandung mah Bank Nasional Parahyangan (BNP) – yg aku
bisa tau bhw itu termasuk Bank Persepsi krn mereka buka counter tepat di samping
pintu kantor pajak ;D
17. Cek ulang paket SPT mu. Harus ada
formulir 1770 yg sudah diisi lengkap, jelas, benar.
Bagi yg kerja di RS :
-
Lampiran
: surat pemberitahuan norma penghitungan u/ thn pajak berikutnya, SSP lembar
ke-3, FC (bukan aslinya ya) form.1721-A1 dan/atau Bukti
Pemotongan PPh Psl 21 Dan/Atau Pasal 26.
Bagi yg kerja di luar RS
:
-
Lampiran
: surat pemberitahuan norma penghitungan u/ thn pajak berikutnya, SSP lembar
ke-3, rekapitulasi penerimaan bruto.
To be safe, FC semua berkas SPT
sebelum diserahkan ke kantor pajak terdekat.
18.
SPT
Kurang Bayar/Nihil bs diserahkan di kantor pajak manapun, tidak perlu kantor
pajak tmp kamu terdaftar. Kalau diserahkan di tmp kamu terdaftar, akan lsg
diverifikasi. Kalau lolos (ahahahaha), kamu akan mendapat Tanda Terima SPT
Tahunan untuk Wajib Pajak. Kalau gak lolos, ntr disuru beresin pada saat itu
juga kok. No worries. Kalau diserahkan di tmp lain yg bukan tmp kamu terdaftar,
gak kan diverifikasi saat itu juga (krn itu tugas kantor pajak tmp kamu
terdaftar). Mereka berkewajiban mengirimkan SPT tsb ke tmp kamu terdaftar dlm
wkt 10 hr. Makanya jgn mepet klo nyerahin SPT. Awal Maret udah baguslah ;D Biar
gak ngantri dan salse.
19. Jangan lupa mulai bulan April, kamu
harus ngangsur SSP bulanan yang jumlah 1/12 dari jumlah PPH Kurang Bayar kamu
(inget kan? Jumlahnya di Form.1770 no.21)
Pengisian
SSP : Kode akun pajak : 411125, kode jenis setoran : 100, uraian pembayaran : Masa
PPh Psl 25 Org Pribadi. Masa Pajak : isi sesuai bulan yg mo kamu bayar,
misalnya “April”. Tahun Pajak : u/ pembayaran April 2013 ya diisi “2013”. Jml
Pembayaran dan Terbilang : isi sesuai 1/12 dari jumlah PPh Kurang Bayar. Isi
tmp & tgl byr, TTD & nama jelas.
20.
Finnito!!
$$$
Ternyata
tidak sulit kok mengisi SPT. Hanya saja butuh bimbingan untuk pertama kalinya
mah hahahahaha.... Jadi dalilnya tetap sama : Tanya, Tanya, dan Tanya. Malu
bertanya, ntr ngaco lagi ngisi SPTnya. Trs jangan kuper & gaptek. Info ttg
PPh, SPT, dan perpajakan lainnya udah menggunung di website www.pajak.go.id. Silakan dibaca dan
didownload. Gratis!!! Bisa juga menghubungi Kring Pajak 500200. Bisa juga
ngemail Dirjen Pajak bag.Penyuluhan Pelayanan dan Humas di humas@pajak.go.id. Tapi klo mo live-action
tutorial, hubungi S.E terdekat / kantor pajak terdekat, bs dapet bimbingan
langsung kok ^^
Selamat membayar pajak!
;D
$$$
(19) “Show Me the coin for the tax.” And they
brought Him a denarius.
(20) Jesus said to them, “Whose likeness &
inscription is this?”
(21) They said, “Caesar’s”. Then he said to them,
“Therefore render to Caesar the things that are
Caesar’s,
and to God the things that are God’s.”
– MATTHEW 22 : 19-21 (ESV) –
Post a Comment
What do you think? ^^