Masa kecil g diwarnai dengan kehadiran berbagai film silat Mandarin yang tidak terlupakan. Sebut saja Legend of the Condor Heroes (cewe pintar dgn cowo lugu tp jago kungfu), disambung Return of the Condor Heroes (Andy Lau dgn sindrom Bibi-nya, Siao Liong Li), To Liong To (Tony Leung waktu masih muda), dan tentu saja beragam film Jet Lee. Dan yang paling berkesan adalah pentalogi Once Upon a Time in China. Sang master kung fu Wong Fei Hung dgn bibi-nya, Bibi ke-13 (lagi2 bibi, ada apa sih dgn bibi2 di film2 ini??). Jalan ceritanya simple (and cliché) tapi dikemas dgn menarik, gaya rambut Manchu VS jas & rayban Western style, gerakan2 kung fu yg amazing, gaya Jet Lee yang kocak, dibumbui love story, dan tentunya sang hero akan menang di akhir cerita. Namun dgn ke-klise-an yang very entertaining ini, Once Upon a Time bs mencapai 5 seri! Hebat….
Setelah “berpetualang” dgn film2 tersebut, akhirnya 25-29 Juni 2010 kemaren, diriku bisa mengunjungi daratan Cina. The Nanning-Guilin-Yangzhou trip. Ini trip keluarga kami yang pertama setelah hampir 10 thn sjk terakhir pergi bareng (wow, kemana aja g slm ini??)(Jatinangor, RSHS, Borneo...weleh-weleh).
taken from : http://www.stormbefore.com/Anji/Nanning.gif
[June 25-29th, 2010 – Nanning, Guilin, Yangzhou Trip]

