JUNE
2013
Summer
Around The World
This
summer I get the chance to ‘travel’ all around the world (well, not “all”, just
a wee part of it). France, Hollywood, Germany, and South Korea ;D
FRANCE
My summer journey begins with France.
It all started from a simple click on the
web while I was researching for my previous blog (From North to South). Tiba2
bumped into an info banner : Orchestre des Champs – Elysees, June 13 th, 2013
@Bdg. Woo-hoo! How good is that!
After a few clicks away, kami (my
bro & I) dapat info tambahan. Tiket pre-sale bs dibeli di IFI (Institut
Francais Indonesia) Jl. Purnawarman 32. Dulu wkt my brou msh les di daerah
situ, dia sering main ke IFI dan pulang dgn buletin kegiatan bulanan IFI yg
biasanya consists of concerts =)) either it’s free / at least affordable for us
undergrads. Dan pas bgt itu hari terakhir penjualan tiket pre-sale (50 rebeng),
klo sudah on the spot naik jd 2x lipat (wew).
Kamis sore kami tiba 30 menit
sebelum pertunjukan yang mengambil tempat di auditorium RRI Bdg (Jl. Diponegoro
61). Itu kali pertama kami ke RRI (lewat sih sudah sering hehe). Banyak calon
penonton yang sudah tiba di lokasi. Mostly mahasiswa, sebagian adults, dan terlihat
juga sekumpulan orang asing hilir mudik, beberapa diantara mereka org kedutaan
Perancis, CCF, dan afiliasinya. Auditoriumnya sendiri kelihatannya tidak begitu
besar, padahal bisa muat 700 orang lho ^^ Ada balkon, listrik berkekuatan 5000 watt, sound system
berkekuatan 2000 watt dan di luar tersedia halaman parkir yg bisa menampung 100 mobil.
![]() |
| The promotional poster : Orchestre des Champs-Elysees |
![]() |
| The ticket (only 50K IDR) |
![]() |
| Auditorium RRI Bdg - Jl.Diponegoro 61 |
And it was awesome =))
The first time in my life I actually watch
live orchestra (apart from church orchestra). Akustik gedungnya buagussss
banget. Aku merekam sebagian pertunjukan via HP aja hasilnya oke banget. Para
pemainnya mostly udah berumur & highly skilled in their instruments. Yang
dibawa adl pemain string dan alat tiup. Pertunjukan kedua, ada pemain tambahan
yg pake klarinet urdu yg bentuknya unik. Konon replika klarinet zaman Mozart
dulu. Aku salut sama nafasnya haha....krn dia niup itu selama hmpr 30 menit
dong. Ck ck ck.....
Bersyukur banget dan seneng banget
bs dapet kesempatan nonton orkestra kelas dunia dgn harga festival!! Dan ga
usah jauh2, masih di kota sendiri ;D *thumbs up
Anda penggemar
musik klasik? Ato penggemar kebudayaan Perancis?
Kirim email ke : info.bandung@institutfrancais-indonesia.com
Click :
www.klabklassik.blogspot.com
USA
Sehari setelah
France, aku melompat dulu untuk menikmati “summer in Hollywood”.
Sebenernya program hadiahnya uda lama
sejak awal thn 2013, tp aku baru tahu kemaren2. Sama kejadiannya, lagi
nge-click cari info lain, eeehh bumped into this unresistable offer. 100 poin Telkomsel bs ditukar dgn tiket nonton
gratis tiap hr Jumat di Blitzmegaplex ^^ Asyiiikkk....
Di website Blitz
tertulis bahwa untuk mendapatkan tiket gratis ada beberapa langkah yang harus
dilakukan. But it all sound so simple kok. Jadi jam 13.00 aye udah nongkrong di
depan bag.Info Blitz. Belasan orang juga sudah mulai hovering around meja
informasi.
Pertama, minta
keyword dari petugas Blitz à keyword baru bisa didapatkan pada hari H dan bisa
mulai ditukarkan dengan tiket mulai 14.00.
Facts : “Tunggu ya mbak, kami belum dapat keywordnya dari
Telkomsel”. Yahsud, kami menunggu di
sekitar petugas informasi sambil sibuk dgn gadget masing2. Sekitar 15 mnt
kemudian, muncul pengumuman baru, “Hari ini tidak pake keyword karena sistem
dari Telkomsel down.”
Kedua, (lanjutan
pengumuman si mbak), “....Jadi cukup menunjukkan SMS jumlah poin untuk ditukar
dengan tiket nonton, mulai pukul 15.00.”
Facts : Kumpulan orang mulai menyebar kesana sini. Masih byk
yg bingung2 dan bertanya ulang ke petugas. Tapi tidak lama kemudian – entah
siapa yang mulai – tiba2 semua orang (yg mostly mahasiswa – byk bgt ya
mahasiswa di kota Bdg ini wkwkwkwk) mulai ngantri di depan meja informasi (jam
14 kurang dong!). Heh? Awalnya aku mo jalan2 dulu di PVJ nunggu jm 15. Tapi
karena smua org uda mulai ngantri, aye kudu ikut ngantri juga dong >.<””
Dan penderitaan br saja dimulai. Berdiri deh disitu ‘til drop. Sembari berdiri,
aku sampe mikir, kok mau2nya ya aku ikut ababil macam gini. Cuma demi hak dan
kepuasan krn nonton gratis hahahaha ^^””” padahal tinggal bayar aja klo mo nonton
mah, gak usah sengsara 2 jam macem gini *geleng2 smbl ganti kaki tumpuan da
pegel.
Ketiga,
pengumuman baru diprint dan ditempel bahwa penukaran poin dengan tiket akan
dilakukan mulai jm 15.00.
Facts : Tiba2 aja dibuka antrian baru disamping antrian
kami. Org2 yg dateng belakangan jadi bs maju duluan. Jam 14.45 penukaran poin
dimulai, Tapi antrian kami yang 2 jalur, tiba2 cuma dilayani 1 org (bweh). Alhasil
desek2an dah kayak org ngantri makan di kawinan (haha, ga sampe segitunya di
kawinan mah). Seakan blm cukup, si mbak terdengar berkata pada kru-nya,
“Pokoknya jatahnya untuk 200 org, klo udah habis ya lsg stop”. Persaingan
semakin memanas, apalagi 1 orang umumnya bawa 2 HP berpoin 100 dan dapet 2 tiket.
Keempat,
tukarkan voucher dengan tiket asli Blitz sesuai film yg mau ditonton di counter
1 & 2.
Facts : Seakan blm cukup berdiri 2 jam, aku masih harus
ngantri SEKALI lagi karena yg tadi didapatkan adl voucher tok, blm tiket nonton
asli. Karena dibilang hanya bisa di counter 1&2, berdesak2an lah kami
mengantri di 2 jalur tersebut. Saat melirik ke bagian informasi, antrian yg
macam ular naga panjangnya sudah menipis – padahal masih sekitar jam 15an. Coba
klo td aye cabs dulu, batal nonton dah krn gak kebagian. Saat sudah mendekati
counter tiket, tiba2 di jalur 3 ada yang mo nuker voucher. “Wah mbak, hrsnya di
jalur 1&2”, kata petugasnya. Tapi calon penonton itu enggan pindah
dan.........akhirnya boleh dong. Duh. Kami yang udah ngantri dari tadi......gondog
juga.
Akhirnya!!
Kudapatkan juga tiket gratis tsb!! After standing & queueing & fighting
for 2 hours or so, akhirnya dapet tmp duduk ideal di auditorium 2 untuk nonton
“Man of Steel” (dlm hati : better be worthed ni film wkwkwkwk).
![]() |
| Blitz' free movie ticket |
![]() |
| Blitz hotdog ^^v |
![]() |
| Image was taken from blogs.indiewire.com |
Karena takut spoiled
the story u/ org2 yg blm nonton, singkat cerita I only give score 6 out of 10.
G suka castingnya (Henry Cavill, Amy Adams, Kevin Costner & Diane Lane sbg
the Kents, dan Russell Crowe sbg Jor-El), prequel ttg gmn Superman nyampe bumi
juga keren (thumbs up), kostum oke banget, efek tarungnya juga oke (CGI kabeh).
Tapi untuk ceritanya sendiri...yaaahhh...a good effort sih untuk memanusiakan
Superman tnp membuatnya grim and dark macam Batman. Tapi alurnya lambat,
panjang, dan kinda boring. Chem ant.Clark dan Loisnya uda ada, tp minimal.
Seharusnya sih sekuelnya lebih rame yak ;D Trs g ga suka si penjahatnya, krn
dia prnh maen di film lain and looked really lame.... Tapi bagi penggemar
Superman, tetap recommended untuk ditonton karena ini jauuuuuuuh lbh baik dari
the flop “Superman Returns”.
Syukurlah
nonton di bioskop, layar lebar, kursi empuk, aircon, good sound system, gratis
pulak, jd lebih enjoyable =))
“Sometimes you have to take a leap of faith first.
The trust part comes later”
– the priest to Clark Kent, @Man of
Steel, 2013 –
GERMANY
Let’s continue our summer time in Europe. This
time we’ll go with Germany. It’s a new & strange land for me. Gak banyak
film Jerman yg diputar di Indo, gak ngerti bahasanya, dan masa lalu Jerman yg
kelam (well, mnurut buku sejarah) bikin aku gak terlalu ngefans juga sama
negara ini (dibanding England misalnya). Tapi waktu ada announcement di inet
ttg German Film Festival di Blitz (lagi2 Blitz haha), tergoda juga untuk
intip2.
![]() |
| German Cinema Film Festival @Bdg |
Untuk mendapatkan tiket gratis, caranya mudah saja. Beneran gampang ini mah. Tinggal telepon ke resepsionis Goethe Institut di Bandung, pilih filmnya dan tinggalkan nama + jumlah tiket yg dipesan (1 orang max.2 tiket/film). Kemudian datanglah 30 menit sebelum pertunjukan dimulai untuk mengambil tiket di depan auditorium Blitz tmp film akan diputar. Mereka pesan audi 8 yang kecil di lt.bawah. Walo kecil, tp muat banyak sih dan tetap nyaman.
Dari 15 film Jerman yang ditayangkan, beberapa
film dibuat oleh sutradara Jerman kenamaan, lainnya dr pendatang baru. Beberapa
adl award-winners, tapi ada juga yg belum dikenal luas. Ada yang bertema
sosial, kehidupan pribadi, sport, music, atau issue2 aktual seperti kehidupan
tahanan di Guantanamo. Jadi variatif banget, tapi mewakili “German soul” or so
they said hehe....
Di Bandung, hanya 8 dari 15 film tsb yang
ditayangkan dalam 2 hari, Sabtu & Minggu. Sbnrnya waktu itu habis jaga 2
mlm berturut2, but I don’t wanna miss this rare chance. Jadi tetap nekat pergi
nonton yang hr Sabtu, 22 Juni 2013 jm 21.30 (stl bobo dulu tentunya wakwakwak).
Film yang kami (my brou & I – partnering once again) tonton adalah film
Jerman dengan Hollywood-style : “Lessons of a Dream” atau dlm bhs aslinya “Der
Granz Grosse Traum”. Kami datang 30 mnt sblm film mulai, tinggal ambil tiket
(gak pake ngantri/ desek2an/suntrung2an), dan nonton. Well, agak rebutan sih
pas cari tempat duduknya karena tiket yg diberikan tnp nomor tempat duduk =))
Tp kami dapat tmp yang OK.
Film drama ini bercerita ttg perjuangan Konrad
Koch, seorang Jerman yg sekolah di Inggris. Saat kembali ke Jerman, ia menjadi seorang
guru bhs Inggris dan pertama kali memperkenalkan sepak bola di Jerman thn 1874.
Beda dr film2 ttg sport pada umumnya, film
ini gak menitikberatkan pada team performance/achievement. Tapi menyentuh
banyak masalah kehidupan manusia yg lebih mendasar. Pada era itu, orang Jerman
pada umumnya digambarkan sbg orang2 yang kaku dan chauvinistic; mikirinnya
perang, superioritas, penaklukan negara lain, kehormatan, pengabdian pada
kaisar, dan...tentu saja...bermimpi untuk mengalahkan Inggris. Maka dapat
dibayangkan sulitnya bagi mereka untuk menerima ide baru yg lebih baik and
sometimes more humane. Bahwa learning can be fun, tidak selalu harus kaku,
menakutkan, dan penuh hukuman fisik. Masalah abadi antara kaum bangsawan kaya
dengan rakyat jelata juga turut digambarkan dan kita bs belajar how to address
people equally, belajar arti kesetiakawanan and learn how to fight for ur dream.
Cukup ambisius yah? Soale meng-address byk hal sekaligus.
But overall it’s a very good,
entertaining, and heartfelt movie. Sometimes funny too wkwkwk. Ups and downsnya
juga kerasa; gimana pas lagi lowest point, hampir losing hope – lalu saat kami
pikir dia bakal go through...eeehhh...dipatahkan lagi ^^”” Tapi asyik banget
kok. Worthed banget *thumbs up! Oya, filmnya pk subtitle Inggris kok, jadi
ngarti2 aja (kec.di bagian2 dimana subtitlesnya tiba2 lupa muncul hahaha).
Anda penggemar kebudayaan
Jerman/ingin belajar bahasa Jerman?
SOUTH KOREA
This fantastic ‘summer around the
world’ comes to an end in South Korea. Not a huge fan od K-dorama, never was
and never will. But as a movie enthusiast, I always appreciate good movie,
wherever it originates =)) And again I choose something entertaining.
![]() |
| Korean Film Festival @Blitz PVJ Bdg |
![]() |
| Film schedule for Bdg |
Korean Film Festival berlangsung dari tgl 25–30 Juni 2013 di berbagai Blitz di Jakarta dan Bandung. Ada 10 film pilihan yang ditampilkan, baik yg terkenal maupun yg indie, baik genre drama/thriller/komedi; era futuristik/present time/zaman Joseon.
Tidak seperti German Cinema Film Festival
yg bisa telepon untuk pre-booked, Korean Film Festival mah lbh urdu. Jadi saat
pre-booked period (21–25 Juni) tiap orang yg berminat nonton harus ngantri isi
formulir u/ dpt 1 tiket/org/film. Aku uda mulai nyari2 tiket sejak nonton film
Jerman, tapi boothnya uda keburu tutup (buka jam 11.00–19.00). Maka keesokan
harinya, sekalian nganter nyokap & brou u/nonton Jerman lagi, kami sekalian
ke booth Korea lagi untuk cari tiket. Waktu itu jam 14.05 – only to find that
the ticket allocation for that day is finished. Pemuda di depan kami mengisi
formulir tiket terakhir untuk hari itu ~.~””” Si mbaknya bilang, mereka mulai
bagikan tiket per hari jam 14.00, tapi biasanya org2 uda mulai ngantri jm 13.00
*berasa deja vu gak dengernya?? ^^”””
Halah, males banget klo kudu bolak-balik
Blitz cm buat ngantri tiket. Memangnya aku pengangguran?? Akhirnya kami
memutuskan untuk nekat sajah. Datang 2 jam sebelum film mulai saat festival
period nanti (26–30 Juni). Sukur2 masih dapat tiket untuk nonton. Minimal bisa
nonton 1 film-lah.
Kamis, 27 Juni, aku berharap bisa ciao
sepulang kerja langsung ke Blitz. Tp ada acara dulu dan baru beres 15.30.
Hawdeuh, sudah ketar-ketir, jangan2 gak kebagian tiket ni (walo jam film “The
Grand Heist” 19.00). Akhirnya stl mandi, macet, dll, dsb nyampe Blitz jam
16.30-an. My brou malah uda duluan nyampe sana, lsg ciao jg abis gawe. Ada
antrian org2 di depan Audi 8 (tmp film diputar). Tp mbaknya blg, itu antrian
untuk “The Thieves” (yg shrsnya sdh mulai 16.00), tiket2 yg ‘no show’ akan
dibagikan ke para pengantri tsb. Antrian “The Grand Heist” akan mulai pukul
17.00. Belajar dari pengalaman “Man of Steel”, my brou yg mo jalan2 dulu ampe
jam 17, lsg aye tarik buat ngantri di jalur lain. Bener aja, orang2 lain juga
udah mulai pada ngantri.
Syukurlah hanya 30 menit berdiri
sebelum kami berhasil mendapatkan 2 tiket gratis! Uhuy!! ;D *memang ngantri
tiket gretong Telkomsel yg paling parah diantara semuanya.....~.~”””
“The Grand Heist” pada intinya
adalah The Thieves a la Joseon =)) So it must be hilarious if we could see The
Thieves before that. Bisa langsung dibandingkan wkwkwk. Kebayang bhw The
Thieves akan menyerupai Ocean 11, keren, serius, full action; sementara “the
Grand Heist”....hahahaha....no brain needed la. Premisnya aja garing : es balok
sama/lebih berharga dari emas (since when??). Lucu, menghibur, ada actionnya
juga, dan enjoyable bgt. We laughed a lot along with the others.
Conclusion
gapapa
lah blm bisa ke Europe dan US dan South Korea “in person” beneran. Tetep bisa
ikut menikmati summer mereka dengan segala hiburan ini =)) Malah lebih ekonomis
dari backpackeran (wkwkwkwk, ya iyalah) tapi tetap penuh petualangan ^^v
#France (orchestra concert – festival price from IFI)
#Hollywood (Man of Steel – free from Telkomsel point) #Germany (German Cinema Film Festival – free from
Goethe Institut) # South Korea (Korean Film Festival – free from Korean Embassy
)









.jpg)


.jpg)
.jpg)




Post a Comment
What do you think? ^^