"i know what i did six SUMMERs ago"

One afternoon @SRKM

Only 4 days left before the announcement of Presidential election’s result. Situasi di tempat2 tertentu, terutama di kota2 besar makin memanas. Sementara kami yang di kampung ini juga ikut2an “memanas”. Memanas karena gelora Piala Dunia, memanas karena matahari bersinar terikkk sekali, dan memanas karena makan durian (hampir) setiap hari =)) Another summer in equator.
Petang ini indah sekali. Di hamparan langit biru, matahari sudah mulai turun di ufuk barat, angin sore berhembus membuat udara tidak sepanas tengah hari. Reminds me of a summer 6 yrs ago. My first summer in Borneo. Sayang waktu itu blm punya wordpress/blogger. Aku cuma bikin newsletter model buletin to celebrate my first summer here ^^ (I’ll show u guys some other time). 

Travelling the Borneosky

TRAVELLING THE BORNEOSKY
June 22nd, 2014

Yes, I’m travelling the Borneo sky again.
And today is exactly 3 months I’ve been here. After 2 years 3 months in my beloved hometown, I’ve decided to come to West Borneo once again. Kali ini, bukan sekedar kembali seperti  4 tahun lalu. Tapi untuk memulai sesuatu yang baru, bersama lembaga pelayanan baru, di tempat yang sudah kukenal.
Or so I thought. I thought I knew the place wkwkwk.... But apparently there are so many changes in these past few years. Sesuatu yang wajar untuk terjadi =))

Distracted vs Focused

Lahir sebagai generasi non internet dan berkenalan dengan HP & internet saat beranjak dewasa has its own perks and sorrows. Perks-nya tentu saja karena bisa menikmati kemudahan berkomunikasi dengan belahan dunia lain dalam sekejap (t.u dalam 3 tahun terakhir) dan kemudahan mencari informasi apapun yang dibutuhkan lewat gadget in the palm of my hands. Pilihan, alternatif, informasi tersedia dalam jumlah yang luar biasa banyak dan beraneka ragam. Perubahan juga (rasanya) terjadi dalam hitungan detik, bukan lagi hari. Dunia seakan mengecil. Semua lebih mudah dijangkau.
Sorrows-nya adalah seringkali banyak terdistraksi dengan berjubelnya pilihan yang tersedia dalam dunia ini. Misalnya saja untuk makan siang. Makanan Asia/Eropa/Afrika, di tempat baru yang itu/tempat lama, pake rute biasa/ikut rute G-maps, pergi sendiri/bareng temen, dalam rangka kumpul sosial/makan berdua saja. Walo semuanya lebih cepat dan lebih mudah, di sisi lain rasanya lbh complicated dan njelimet. Meleng dikit aja, (rasanya) dunia sudah berubah lagi. Duduk nonton TV aja kadang2 susah untuk konsentrasi karena smartphone bunyi terus dari tadi. Alhasil nonton acara sambil ngobrol via WA dengan 2-3 orang, ditambah cari info di Google untuk menjawab pertanyaan teman dan untuk klarifikasi acara TV yang baru ditonton.
Pendek kata, media elektronik, media komunikasi, dan media sosial menawarkan begitu banyak hal yang berusaha menyita perhatian kita (dan kemudian kantong kita). Menjalani hidup yang terfokus menjadi tantangan tersendiri.
Ì

DEC 13 ~ This To End The Thirteen

DEC 2013
End of My Christmas Journey


Awalnya aku uda mikir untuk menulis tentang sesuatu yg lebih “berat” untuk mengakhiri edisi “My Christmas Journey” tahun 2013. Tapi dipikir-pikir lagi, bukankah hal terbaik yang bisa dilakukan untuk menutup tahun 2013 adalah dengan bersyukur? So I decide to count my blessings instead =))

REFF : Count your blessings, name them one by one.
Count your blessings, see what God hath done.
Count your blessings, name them one by one.
Count your many blessings, see WHAT GOD HATH DONE.

When upon life’s billows u are tempest tossed;
When u are discouraged, thinking all is lost,
Count your MANY blessings, name them ONE by ONE,
And it will surprise you what the Lord hath done

Jan 2013
Hari pertama di tahun yang baru kami habiskan dengan mengunjungi istri pamanku yang sakit berat. Pamanku baru saja meninggal di bulan Des 2012. Sementara istrinya ini menderita late stage colon cancer. Bersyukur karena kami bisa bacakan ayat2 Alkitab untuk dia dan mendoakan dia. Bersyukur karena Tuhan gerakkan untuk  bertanya sekali lagi tentang kepastian imannya pada Tuhan Yesus.  Dan ia menjawab iya, sudah terima Tuhan Yesus sebagai Juruselamat pribadi.
“Then, hold on to Him, aunty, no matter what.”
Bersyukur karena Tuhan  panggil dia pulang 3 hari kemudian.
Bersyukur karena dua orang sahabatku were expecting (again), now for a baby girl. Yang satu uda beranak cowo dua, yang satu baru satu anak cowo. Semoga ini closure yang baik buat mereka hahaha.... (I’m still with “little family” slogan, so please have no more babies, pals)
Bersyukur untuk ACLS renewal yang berhasil lulus dan lolos dengan selamat haha (walo dengan demam, mual, muntah, mencret, loss of appetite for sure). 
abcs