To see Part ONE click here
Part TWO
Di bagian pertama, kita sudah membagi kehidupan Yusuf dalam 5 bagian besar, dan sudah membahas 2 poin awal :
1. Masa kanak2 di Kanaan (The Childhood)
2. Masa sbg budak di rmh Potifar (In Potifar’s House)
3. Masa sbg tahanan penjara (In the Dungeon)
4. Masa menjadi penguasa Mesir (In the Palace)
5. Masa pertemuan kembali dgn keluarganya (The Reunion)
Mari melihat 3 bagian lainnya dari kehidupan Yusuf dan belajar darinya.
“Faith is being sure of what we hope for and certain of what we do not see” (NIV)
“Faith is the confidence that what we hope for will actually happen; it gives us assurance about things we cannot see” (NLT)
Hebrews 11 : 1
IN THE DUNGEON
Keyword : Immanuel, faithful no matter where-when-what
Saat membayangkan kata “dungeon”, terbayang salah satu adegan dlm film “The Count of Monte Cristo” (2002). Edmont Dantes (diperankan oleh Jim Caviezel), seorang pemuda pelaut, tiba2 dijebloskan ke dalam penjara karena dituduh berkonspirasi dgn Napoleon (yg wkt itu sdh mjd tahanan politik di P. Elba) untuk mengadakan pemberontakan. Padahal ia baru saja dipromosikan mjd kapten kapal & akan segera menikahi tunangannya & sama sekali tidak bersalah. Kisah bahagianya tiba2 digantikan dgn kehidupan penjara yg gelap dan keras, dimana ia disiksa dan dikurung dlm sel batu gelap dan dingin di Chateau d’If. Mungkin dapat disejajarkan dgn Alcatraz zaman sekarang.
Saat masih di Sunday school, Yusuf adl salah satu tokoh favorit anak2. Dia terkenal sbg “Joseph, the king of dreams” alias si tukang mimpi. Setiap anak2 yg rajin ke SM pasti ingat ttg mimpi2nya, 11 berkas gandum yg menunduk pada berkas miliknya dan 11 bintang, matahari, dan bulan menyembah dirinya. Anak2 juga pasti ingat bagaimana dia dijual ke Mesir oleh abang2nya yg dengki, menjadi budak dan diperlakukan tidak adil, hingga akhirnya menafsirkan mimpi Firaun dan menjadi penguasa di Mesir. And that’s all.
Tapi saat berkesempatan untuk belajar lagi ttg Yusuf melalui BGA dan membaca buku Bill Crowder, aku menyadari betapa istimewanya pribadi yg satu ini. Kisah hidupnya layaknya plot ideal untuk cerita serial. Dia bs disejajarkan dgn Daniel yg terkenal krn keteguhan iman, kesetiaan dan integritas moralnya. Seseorang yg berhasil mengatasi berbagai tantangan dan ujian kehidupan dan akhirnya keluar sbg pemenang.
Philippians 4 : 13
“For I can do everything through Christ, who gives me strength.” (NLT)
“I can do all things through Him who strengthens me.” (ESV)
©®
“And we know that in all things God works for the good of those who love Him, who have been called according to His purpose.” (NIV)
“And we know that God causes everything to work together, for the good of those who love God and are called according to His purpose for them.” (NLT)
Rome 8 : 28
Dari sekian banyak aspek yg dapat kita gali dari kehidupan Yusuf, hanya bbrp aspek saja yang akan dibagikan dalam kesempatan kali ini. Feel free to comment and add something here & there =) (itulah senangnya belajar bersama).
Kita dapat membagi kehidupan Yusuf dalam 5 bagian besar :
1. Masa kanak2 di Kanaan (The Childhood)
2. Masa sbg budak di rmh Potifar (In Potifar’s House)
3. Masa sbg tahanan penjara (In the Dungeon)
4. Masa menjadi penguasa Mesir (In the Palace)
5. Masa pertemuan kembali dgn keluarganya (The Reunion)