DEC 2013
My Christmas Journey
Akhirnya empat minggu masa Advent
pun berakhir. Lilin2 ungu digantikan dengan lilin PUTIH – merayakan kehadiran Yesus
Kristus, Sang Terang Dunia, di tengah manusia berdosa dan dunia yang gelap ini.
Kalau dipikir-pikir segala sesuatu
ttg Tuhan Yesus selalu kontroversial, tidak biasa, sensasional (kalau meminjam
istilah infotainment zaman sekarang). Jika zaman dulu sudah ada surat kabar
macam sekarang, mungkin Ia akan berkali-kali masuk headline. Entah Ia akan
dipuji-puji sebagai the coming Messiah atau Ia akan dicerca sebagai the great blasphemer
tentunya tergantung pemimpin redaksinya dan/atau sumber dana dibelakangnya. Yang
pasti, kita tidak pernah bisa bersikap netral terhadap Tuhan Yesus. Kabar kelahiran
Kristus saja sudah menghasilkan berbagai respons. It’s either 1 of 3 responses.
DEC 2013
My Christmas Journey
It’s a week before Christmas and several
days before birthday. While preparing for Christmas, I suddenly remember one of
Sunday school songs when I was still in West Borneo.
DATANGLAH
PADA YESUS (COME TO JESUS)
Datanglah
pada Yesus
Kau tidak
akan lapar lagi
Karena Yesus
adalah Roti Hidup
Datanglah kepada
Yesus
DEC 2013
My Christmas Journey
December.
My
fave month of all time.
Seperti
tahun2 sebelumnya, tiap kali memasuki bulan Desember, I always have several
projects in mind. Some of them come true, but some of them just vanished krn
tidak sempat di-follow up. Makanya begitu bulan ini dimulai, harus mendisiplin
diri untuk mulai mengerjakan proyek yg sudah dibayangkan sebelumnya wkwkwk...
Klo ga keburu lewat =)) (seperti proyek bulan November yg sudah ada dalam
pikiran namun belum sempat terealisasi dari dulu hehehehe)
It’s one of
those days.
Dark gloomy
hopeless discouraging day.